notarisdanppat.com – Kuorum RUPS Berapa? Aturan Lengkap + Contoh Kasus (UU PT)
Kuorum RUPS tidak selalu harus 2/3.
Menurut UU Perseroan Terbatas:
- RUPS biasa: > 50% saham hadir
- Perubahan anggaran dasar: ≥ 2/3
- Aksi korporasi besar: ≥ 3/4
Jadi:
pernyataan bahwa kuorum bisa kurang dari 2/3 benar, tergantung jenis keputusan yang dibahas.
1. Apa Itu Kuorum RUPS?
Kuorum RUPS adalah jumlah minimal kehadiran pemegang saham agar rapat sah dan bisa mengambil keputusan.
Tanpa kuorum:
→ keputusan RUPS bisa batal demi hukum
2. Kuorum RUPS Menurut UU PT (Ringkas & Praktis)
Tabel Kuorum
| Jenis Keputusan | Kuorum Kehadiran | Persetujuan |
|---|---|---|
| RUPS biasa | > 50% | > 50% |
| Perubahan Anggaran Dasar | ≥ 2/3 | ≥ 2/3 |
| Merger / Akuisisi / Pembubaran | ≥ 3/4 | ≥ 3/4 |
3. RUPS yang Harus Disetujui 100% (Suara Bulat)
Ada kondisi khusus yang mewajibkan semua pemegang saham setuju:
a. RUPS Pertama (Setelah PT Berdiri)
- harus dihadiri seluruh pemegang saham
- keputusan harus bulat (100%)
b. Penambahan Agenda Rapat
Jika ada agenda tambahan:
→ harus disetujui semua pemegang saham
c. RUPS di Luar Domisili
Boleh dilakukan di mana saja jika:
→ semua pemegang saham hadir dan setuju
4. Kuorum > 50% (RUPS Biasa)
Dasar: UU PT Pasal 86–87
Digunakan untuk:
- perubahan direksi
- perubahan komisaris
- pengalihan saham
- laporan keuangan
- pembagian laba
👉 Ini yang paling sering terjadi di praktik
5. Kuorum 2/3 (Perubahan Anggaran Dasar)
Dasar: UU PT Pasal 88
Digunakan untuk:
- perubahan nama PT
- perubahan kegiatan usaha
- perubahan struktur dasar perusahaan
Jika tidak tercapai:
- RUPS kedua: cukup 3/5 kehadiran
- keputusan tetap butuh 2/3 suara
6. Kuorum 3/4 (Aksi Korporasi Besar)
Dasar: UU PT Pasal 89
Digunakan untuk:
- merger
- akuisisi
- pembubaran
- pailit
Jika RUPS pertama gagal:
- RUPS kedua: 2/3 kehadiran
- keputusan tetap 3/4 suara
7. Bagaimana Jika Kuorum Tidak Tercapai?
Skema:
- RUPS pertama gagal
- RUPS kedua dengan kuorum lebih rendah
- Jika gagal lagi → minta penetapan pengadilan
👉 Penetapan pengadilan = final dan mengikat
8. Contoh Kasus Nyata
Kasus 1: RUPS Tidak Sah
Sebuah PT mengadakan RUPS dengan kehadiran 40% saham.
Hasil:
→ tidak memenuhi kuorum
→ keputusan batal
Kasus 2: Perubahan Direksi
RUPS dihadiri 60% saham.
Hasil:
→ sah (karena >50%)
→ keputusan berlaku
Kasus 3: Ubah Anggaran Dasar Gagal
RUPS hanya dihadiri 55% saham.
Hasil:
→ tidak sah (butuh 2/3)
→ harus RUPS kedua
9. Kesimpulan
- Kuorum RUPS tidak selalu 2/3
- tergantung jenis keputusan
- semakin strategis keputusan → semakin besar kuorum
👉 Salah memahami kuorum bisa menyebabkan:
- keputusan batal
- sengketa hukum
- risiko bagi direksi
10. Kapan Harus Melibatkan Notaris?
Wajib jika RUPS terkait:
- perubahan anggaran dasar
- perubahan direksi
- aksi korporasi
Tanpa notaris:
→ keputusan bisa tidak diakui secara hukum
baca juga
- Perjanjian Sewa Menyewa- Contoh, Hak Kewajiban, dan Risiko Hukum
- Berapa Lama Proses Notaris?
- Biaya Pembuatan Akta Hutang Piutang
- Contoh Perjanjian Hutang Piutang Notaris
- Perjanjian Pinjam Meminjam- Contoh, Pasal KUHPerdata, dan Tips Aman
11. Next Step
Jika Anda akan mengadakan RUPS:
- pastikan kuorum sesuai
- cek anggaran dasar perusahaan
- dokumentasikan secara legal
👉 Kesalahan kecil di RUPS bisa berdampak besar secara hukum