Perbedaan Notaris dan PPAT untuk Jual Beli Properti
Perbedaan Notaris dan PPAT untuk Jual Beli Properti
Dalam transaksi jual beli properti, banyak orang menganggap notaris dan PPAT adalah profesi yang sama. Padahal secara hukum, keduanya memiliki kewenangan berbeda meskipun sering dijalankan oleh orang yang sama.
Perbedaan ini penting karena menentukan:
- siapa yang membuat AJB
- siapa yang menangani balik nama sertifikat
- siapa yang membuat perjanjian awal seperti PPJB
- legalitas transaksi properti di BPN
Perbedaan Utama Notaris dan PPAT
| Aspek | Notaris | PPAT |
|---|---|---|
| Fungsi utama | Membuat akta hukum umum | Membuat akta pertanahan |
| Wewenang AJB | Tidak otomatis | Ya |
| Balik nama sertifikat | Tidak langsung | Ya |
| PPJB | Ya | Bisa terkait |
| Akta hibah tanah | Tidak cukup tanpa PPAT | Ya |
| APHT dan hak tanggungan | Terkait dokumen kredit | Ya |
| Hubungan dengan BPN | Tidak langsung | Langsung |
Kapan Harus Menggunakan PPAT?
PPAT diperlukan ketika transaksi berkaitan dengan:
- jual beli tanah
- balik nama sertifikat
- hibah tanah
- waris properti
- hak tanggungan
- pemecahan sertifikat
Contoh:
- AJB rumah
- balik nama SHM
- hibah tanah keluarga
- over kredit properti
Kapan Menggunakan Notaris?
Notaris digunakan untuk:
- perjanjian hukum
- legalisasi dokumen
- akta perusahaan
- PPJB
- surat kuasa
- perjanjian kredit
Kenapa Banyak Orang Menganggap Sama?
Karena dalam praktik, satu orang sering memiliki dua jabatan sekaligus:
- Notaris
- PPAT
Namun secara hukum:
- jabatan notaris diatur berbeda
- jabatan PPAT memiliki kewenangan pertanahan khusus
- AJB tidak bisa dibuat hanya dengan kapasitas notaris biasa
Hubungan dengan Jual Beli Properti
Dalam transaksi properti normal:
- PPJB dapat dibuat notaris
- pengecekan sertifikat dilakukan
- pajak dan BPHTB divalidasi
- AJB dibuat PPAT
- balik nama diproses ke BPN
Risiko Jika Salah Memahami
- AJB tidak dapat diproses
- balik nama tertunda
- dokumen tidak diakui BPN
- transaksi hanya bawah tangan
- potensi sengketa hukum
Related Query
Apakah Jual Beli Tanah Harus Notaris Kapan Harus PPAT Kapan Perlu Notaris Apa Itu Notaris PPATKesimpulan
Notaris dan PPAT memiliki fungsi berbeda dalam transaksi properti.
Notaris fokus pada akta dan perjanjian hukum umum, sedangkan PPAT memiliki kewenangan khusus untuk akta pertanahan seperti AJB dan peralihan hak tanah.
Dalam transaksi properti resmi, terutama jual beli tanah dan rumah, peran PPAT menjadi komponen utama agar proses dapat diakui dan diproses oleh BPN.