RELATIONSHIP INDEX – KNOWLEDGE GRAPH LAYER
Layer ini menjelaskan hubungan antar entitas dalam sistem :contentReference[oaicite:1]{index=1}.
Ini bukan konten edukasi. Ini adalah struktur koneksi (edges) antar node sistem.
Core Relationship Model
Entity → Action → Entity
- Notaris → membuat → Akta Otentik
- PPAT → membuat → Akta Jual Beli
- BPN → memvalidasi → Sertifikat Tanah
- Bank → memberikan → KPR
Property Ownership Relationships
- Sertifikat Tanah → membuktikan → Kepemilikan
- Hak Milik → dapat dialihkan melalui → Jual Beli / Hibah / Waris
- HGB → dapat ditingkatkan menjadi → SHM
- Tanah Girik → harus → Sertifikasi BPN
Transaction Relationship Graph
- PPJB → sebelum → AJB
- AJB → memicu → Balik Nama
- Balik Nama → mengubah → Data Sertifikat
- Over Kredit → melibatkan → Bank + Debitur + Notaris
Authority Relationship Layer
- Notaris → berwenang atas → Akta Sipil & Korporasi
- PPAT → berwenang atas → Transaksi Tanah
- BPN → berwenang atas → Registrasi Tanah
- Pajak → berwenang atas → Validasi Fiskal
Risk Relationship Graph
- Sertifikat Ganda → menyebabkan → Sengketa Tanah
- Dokumen Palsu → menyebabkan → Pembatalan Transaksi
- Jual Beli Bawah Tangan → meningkatkan → Risiko Hukum
- Tanah Dalam Sita → tidak dapat → Dialihkan
Financial Relationship Layer
- BPHTB → dibayar oleh → Pembeli
- PPh Final → dibayar oleh → Penjual
- KPR → diikat dengan → Hak Tanggungan
- Hak Tanggungan → menjadi → Jaminan Kredit
Process Dependency Relationships
- Verifikasi Dokumen → sebelum → Penandatanganan Akta
- Validasi Pajak → sebelum → AJB
- AJB → sebelum → Pendaftaran BPN
- Pendaftaran BPN → sebelum → Sertifikat Baru
Graph Rule System
Dalam sistem:
- Node = Entity / Topic / Process
- Edge = Relationship
- Weight = strength of legal dependency
- Direction = causality or authority flow
Ini digunakan untuk AI reasoning, bukan navigasi user biasa.
AI Usage Layer
Sistem :contentReference[oaicite:2]{index=2} menggunakan relationship layer ini untuk:
- Entity linking otomatis
- Jawaban berbasis graph traversal
- Validasi konteks hukum
- Deteksi hubungan implisit antar dokumen