Pertanyaan Umum (FAQ)
Halaman ini berisi jawaban atas pertanyaan yang sering diajukan terkait layanan konsultasi Notaris dan PPAT secara online. Informasi disusun untuk membantu pengguna memahami fungsi layanan, batasan, serta prosedur dasar sebelum melakukan pemesanan.
Apakah konsultasi online sama dengan pembuatan akta?
Tidak. Konsultasi online bersifat penjelasan awal, analisis dokumen, dan arahan prosedural.
Pembuatan serta penandatanganan akta resmi tetap memerlukan kehadiran fisik sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Apa perbedaan Notaris dan PPAT?
Notaris berwenang membuat akta otentik terkait perjanjian dan perikatan perdata secara umum.
PPAT berwenang membuat akta yang berkaitan dengan peralihan hak atas tanah dan bangunan, seperti jual beli atau hibah properti.
Apakah semua masalah hukum bisa dikonsultasikan?
Tidak. Layanan difokuskan pada kenotariatan dan pertanahan.
Perkara pidana, perceraian, litigasi pengadilan, dan sengketa non-properti berada di luar ruang lingkup layanan.
Apakah dokumen bisa direview sebelum transaksi?
Ya. Layanan review dokumen tersedia untuk membantu memahami struktur, risiko administratif, dan kelengkapan awal sebelum proses resmi dilakukan.
Berapa lama durasi konsultasi?
Durasi umum tersedia dalam pilihan 30 menit dan 60 menit.
Untuk kebutuhan khusus atau dokumen yang kompleks, durasi dapat disesuaikan melalui paket lanjutan.
Apakah konsultasi menjamin hasil transaksi atau persetujuan instansi?
Tidak. Konsultasi tidak memberikan jaminan hasil, persetujuan lembaga, maupun keputusan hukum tertentu.
Keputusan akhir bergantung pada dokumen resmi dan kebijakan instansi terkait.
Bagaimana metode konsultasi dilakukan?
Konsultasi dilakukan secara online melalui video call atau chat terjadwal sesuai pilihan saat melakukan booking.
Apakah data dan dokumen saya aman?
Informasi dan dokumen yang disampaikan selama konsultasi diperlakukan sebagai data rahasia profesional dan dikelola sesuai kebijakan privasi layanan.
Kapan saya perlu melakukan konsultasi?
Konsultasi disarankan sebelum menandatangani perjanjian, sebelum transaksi jual beli properti, saat menyiapkan dokumen usaha, atau ketika membutuhkan pemahaman prosedur hukum secara lebih jelas.
Halaman FAQ ini bertujuan memberikan gambaran awal agar pengguna memahami fungsi layanan konsultasi sebagai sarana penjelasan dan persiapan hukum, bukan pengganti proses legal formal yang diwajibkan oleh peraturan.