Kelayakan Kredit Properti

Checklist Due Diligence: Kelayakan Kredit Properti

Checklist ini digunakan untuk menilai kelayakan finansial dan risiko kredit sebelum pengajuan KPR, over kredit, atau pembiayaan properti. Fokusnya adalah kemampuan bayar, stabilitas income, dan konsistensi data debitur.

1. Stabilitas Penghasilan

  • ✔ Penghasilan rutin dan dapat diverifikasi
  • ✔ Pekerjaan tetap atau bisnis stabil
  • ✔ Minimal riwayat income 6–12 bulan
  • ✔ Tidak ada fluktuasi ekstrem pendapatan

2. Rasio Utang

  • ✔ Debt to Income Ratio ideal (≤ 30–40%)
  • ✔ Tidak over leverage
  • ✔ Cicilan aktif masih dalam batas wajar
  • ✔ Tidak menumpuk pinjaman konsumtif

3. Riwayat Kredit

  • ✔ SLIK OJK bersih (kolektibilitas 1–2)
  • ✔ Tidak ada kredit macet
  • ✔ Riwayat pembayaran lancar
  • ✔ Tidak dalam restrukturisasi berulang

Terkait validasi: Checklist SLIK OJK

4. Kesiapan Dokumen

  • ✔ KTP & KK valid
  • ✔ NPWP aktif
  • ✔ Slip gaji / laporan usaha
  • ✔ Rekening koran 3–6 bulan

5. Kelayakan Kredit Bank

  • ✔ Lolos analisis bank
  • ✔ Siap DP (Down Payment)
  • ✔ Siap biaya administrasi & appraisal
  • ✔ Tidak ada red flag di internal bank

Terkait proses: Flow KPR Rumah

Red Flags (Risiko Kelayakan Kredit)

  • ⚠ Income tidak stabil atau tidak bisa dibuktikan
  • ⚠ Debt to income terlalu tinggi
  • ⚠ SLIK OJK buruk (kolektibilitas 3–5)
  • ⚠ Banyak pinjaman aktif tanpa kemampuan bayar
  • ⚠ Data keuangan tidak konsisten

Kelayakan kredit adalah filter utama sebelum masuk ke proses KPR atau transaksi properti. Jika gagal di tahap ini, seluruh proses legal berikutnya tidak akan berjalan.